Cara Menangani Dan Mendiagnosa Jerawat

Bagaimana cara menangani dan mendiagnosa jerawat? Jika seseorang memiliki gejala jerawat, dokter hanya dapat mengkonfirmasi diagnosis dengan memeriksa kulit pasien. Oleh karena itu, jika seseorang memiliki jerawat membandel, segeralah pergi ke dokter kulit untuk mendapatkan diagnosa yang tepat terhadap kondisi kulit. Berikut ini beberapa penanganan yang dapat dilakukan terhadap jerawat.

Perawatan jerawat di Rumah
Anda dapat melakukan sejumlah aktivitas perawatan diri di rumah untuk mencegah dan membersihkan jerawat. Beberapa perawatan jerawat yang dapat dilakukan di rumah antara lain:
  • membersihkan kulit setiap hari dengan sabun ringan untuk menghilangkan minyak berlebih dan kotoran.
  • teratur keramas rambut dan menjaganya agar tidak menempel di wajah, misalnya mengikat rambut menggunakan karet.
  • tidak meremas atau menyentuh jerawat, karena hal ini menyebar bakteri dan minyak.
  • hindari menggunakan topi atau ikat kepala yang ketat.
  • jangan terlalu sering atau terbiasa menyentuh wajah, karena dapat memindahkan minyak atau kotoran dari tangan ke wajah.
  • menggunakan make-up yang berbasis air atau make-up dengan label sebagai "noncomedogenic" (tidak menyumbat pori).

Penggunaan obat jerawat




Jika aktivitas perawatan diri tidak membantu menghilangkan jerawat, ada beberapa obat over-the-counter yang dapat dipilih untuk menghilangkan jerawat. Sebagian besar obat-obat ini mengandung bahan-bahan yang dapat membantu membunuh bakteri atau menghilangkan kulit kering. Bahan aktif obat-obatan untuk jerawat meliputi:




  • benzoil peroksida: hadir dalam banyak krim dan gel jerawat , digunakan untuk mengeringkan jerawat yang ada dan mencegah timbulnya jerawat baru.
  • belerang: bahan alami dengan bau khas yang biasa ditemukan dalam lotion, pembersih, dan masker.
  • resorsinol: bahan yang tidak begitu umum yang digunakan untuk mengangkat sel kulit mati.
  • asam salisilat: biasanya terkandung dalam sabun untuk wajah berjerawat.




Kadang-kadang, seseorang mungkin terus mengalami gejala. Jika ini terjadi, segeralah ke dokter untuk mendapatkan nasehat dan petunjuk medis. Dokter dapat memberikan resep obat yang dapat membantu mengurangi gejala dan mencegah jaringan parut. Dokter juga dapat memberikan antibiotik oral atau topikal untuk membunuh bakteri yang menyebabkan jerawat. Biasanya, antibiotik hanya digunakan untuk waktu singkat. Resistensi antibiotik dapat membuat seseorang rentan terhadap infeksi. Krim topikal seperti asam retinoat atau resep dengan kandungan benzoil peroksida biasanya merupakan formula yang lebih kuat dari obat over-the-counter. Krim tersebut bekerja untuk mengeringkan kulit dan mengurangi produksi minyak. Wanita dengan jerawat hormonal dapat diobati dengan pil KB atau spironolactone. Obat-obat ini bekerja dengan cara mengatur hormon penyebab jerawat. Isotretinoin (Accutane) adalah obat berbasis vitamin A yang digunakan untuk mengobati kasus-kasus tertentu dari jerawat nodular parah. Obat ini memiliki efek samping yang serius, dan hanya digunakan ketika semua pengobatan lain gagal dan harus dengan resep dokter.

Referensi:
http://www.healthline.com/symptom/acne

Cara Menghilangkan Jerawat Dengan Prosedur Penanganan Yang Tepat

Cara Menghilangkan Jerawat Dengan Prosedur Penanganan Yang Benar - Apa itu jerawat, dan bagaimana cara efektif untuk menghilangkannya? Itulah pertanyaan yang sering diajukan oleh orang-orang yang memiliki jerawat. Memang, boleh dikatakan hampir semua orang pernah mengalami gangguan jerawat, baik di wajah atau bagian kulit yang lain. Paling sering dialami oleh remaja, wanita hamil, atau wanita menjelang menopause. Jerawat dihasilkan dari folikel rambut. Biasanya disebabkan oleh minyak, kotoran, dan sel kulit mati yang tedapat pada permukaan kulit dan menyumbat pori-pori. Perawatan dan penanganan terhadap jerawat biasanya dilakukan dengan membersihkan bakteri, kotoran, dan mengeringkan minyak yang menempel di permukaan kulit.

Jenis Penanganan Terhadap Jerawat





Ada berbagai jenis penanganan dan pengobatan untuk menghilangkan jerawat, yang meliputi penggunaan obat-obatan, prosedur medis, pengobatan alternatif, dan perubahan gaya hidup. Jenis penanganan dan pengobatan yang tepat akan tergantung pada kondisi individu. Hal ini disebabkan karena kondisi kulit masing-masing individu berbeda, dan jenis jerawat yang dimiliki juga tidak sama, seperti komedo, jerawat ringan, atau jerawat kista. Jerawat kista merupakan kondisi yang paling mengganggu, biasanya terjadi peradangan berwarna kemerahan di bawah permukaan kulit. Jerawat kista biasanya juga disebut dengan istilah peradangan jerawat. Dokter kulit atau dermatologis mungkin dapat membantu untuk menentukan jenis jerawat dan penanganan yang tepat untuk setiap individu.




Bagaimana penanganan yang harus dilakukan jika Anda memiliki jerawat? Silahkan lihat selengkapnya di artikel Perawatan Kulit Dan Cara Menghilangkan Jerawat.




Referensi :
http://www.healthline.com/health/acne-treatment

Mineral dan Vitamin Untuk Menghilangkan Jerawat

Mineral dan Vitamin Untuk Menghilangkan Jerawat - Jerawat dapat menyerang siapa saja pada usia berapapun, dan biasanya lebih sering menyerang pada remaja, atau pada wanita menjelang masa menopause. Menurut National Institutes of Health (NIH), jerawat menyerang hampir 17 juta orang Amerika Serikat. Ketika terjadi ketidakseimbangan hormon, kulit biasanya mengeluarkan lebih banyak minyak atau sebum. Hal ini dapat mengakibatkan pori-pori kulit tersumbat, sehingga kondisi tersebut dapat memicu tumbuhnya jerawat dan bakteri.

Jerawat muncul di permukaan kulit dalam berbagai bentuk dan ukuran, seperti komedo whiteheads, kista, dan nodul. Untuk mengantisipasi munculnya jerawat, penelitian menganjurkan penggunaan obat topikal seperti benzoil peroksida, antibiotik, dan obat oral yang mengandung vitamin A, seperti isotretinoin (Accutane) untuk jerawat berukuran sedang sampai berat. Namun, beberapa orang cenderung menggunakan suplemen, vitamin, dan mineral untuk menghilangkan jerawat. Berikut ini beberapa mineral dan vitamin yang dapat membantu menghilangkan jerawat.

Vitamin A





Vitamin A merupakan salah satu vitamin yang dapat digunakan untuk menghilangkan jerawat, tetapi harus digunakan dengan cara yang benar. Asupan suplemen oral vitamin A yang terlalu tinggi, lebih dari 10.000 international units (IU), dapat menjadi racun. Oleh karena itu, konsultasikan dengan dokter sebelum mengkonsumsi suplemen vitamin A. Hal ini terutama berlaku selama kehamilan, sehingga wanita yang sedang hamil harus berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan suplemen apapun.

Tapi sebagai obat topikal, vitamin A dapat membantu menghilangkan jerawat. Kebanyakan obat topikal kimia mengubah vitamin menjadi retinoid yang dapat diterapkan untuk kulit. Menurut Mayo Clinic, retinoid adalah pengobatan yang paling efektif untuk jerawat karena kemampuannya untuk menumbuhkan dan menyembuhkan kulit dengan cepat.

Beberapa merek retinoid populer - dalam urutan efek samping minimal - antara lain Tazorac, Differin, dan Accutane. Anda bisa mendapatkannya hanya dengan resep dokter. Wanita hamil tidak disarankan untuk menggunakan retinoid. Zat ini juga melemahkan perlindungan UV alami kulit.

Zinc (Seng)





Zinc merupakan mineral yang juga dapat membantu menghilangkan jerawat. Dapat digunakan sebagai suplemen oral atau pengobatan topikal. Sebutah studi menemukan bahwa seng dapat menurunkan produksi minyak di kulit, serta dapat melindungi kulit terhadap infeksi bakteri dan jerawat.

Tubuh manusia memerlukan seng dalam jumlah yang relatif kecil. Institute of Medicine’s merekomendasikan asupan harian terhadap zing untuk orang dewasa adalah 8-11 miligram (mg). Namun konsumsi seng terlalu tinggi dapat membahayakan tubuh, dan dapat mengakibatkan tubuh kerkurangan tembaga atau copper.

Lotion topikal yang mengandung zinc juga dapat membantu menghilangkan jerawat. Sebuah studi menemukan bahwa dengan menggunakan lotion yang mengandung 1,2 persen seng asetat dan 4 persen eritromisin secara signifikan dapat menghilangkan jerawat dari kulit.

Vitamin E





Kami telah mengulas tentang bagaimana vitamin A dan zinc dapat membantu menghilangkan jerawat, tetapi Anda mungkin juga pernah mendengar bahwa vitamin E dapat digunakan sebagai obat untuk menghilangkan jerawat.

Dalam penelitian terbaru, penderita jerawat terbukti mengalami kekurangan vitamin E, A, dan zinc. Jadi tidak ada salahnya mengkonsumsi vitamin E sesuai dengan asupan harian yang direkomendasikan, 15 miligram.

Minyak Pohon Teh

Minyak pohon teh juga dapat membantu menghilangkan jerawat dari kulit Anda. Dalam sebuah penelitian, 30 orang menggunakan gel minyak pohon teh selama 45 hari, dan 30 orang menggunakan plasebo. Mereka yang menggunakan gel minyak pohon teh menunjukkan hasil yang signifikan.

Minyak pohon teh merupakan alternatif yang baik untuk menggantikan benzoyl peroxide, bahan terkenal di krim jerawat. Kedua bahan tersebut memiliki efek yang sama, memusnahkan bakteri dan mengurangi produksi minyak, tetapi minyak pohon teh tampaknya kurang menimbulkan efek samping seperti gatal-gatal, terbakar, dan mengelupas. Sehingga minyak pohon teh menjadi pilihan baik untuk menghilangkan jerawat di kulit.

Selain mengkonsumsi vitamin dalam jumlah yang tepat, ada beberapa penanganan yang harus dilakukan jika jerawat tetap membandel. Silahkan lihat informasi lebih lengkap di "Perawatan Kulit Dan Cara Menghilangkan Jerawat".

Referensi :
http://www.healthline.com/health/minerals-vitamins-for-acne

Perawatan Kulit Dan Cara Menghilangkan Jerawat

Perawatan Kulit Dan Cara Menghilangkan Jerawat - Jerawat mempengaruhi sekitar 90% dari orang di seluruh dunia, baik selama masa remaja atau kehidupan dewasa mereka. Meskipun dimiliki oleh banyak orang, jerapat dapat membuat kita merasa tidak nyaman. Pertanyaan yang sering muncul adalah, bagaimana cara menghilangkan jerawat?

Pengobatan untuk menghilangkan jerawat pada umumnya berhasil dengan baik. Kebanyakan orang berharap jerawat mereka akan hilang dalam waktu enam sampai delapan minggu. Namun, timbulnya suar atau jaringan parut merupakan kondisi yang mungkin memerlukan pengobatan dan perawatan tambahan. Jaringan parut yang terjadi akibat jerawat dapat menyebabkan tekanan emosional. Pengobatan yang tepat dapat membantu mencegah terjadinya jaringan parut.

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah memahami penyebab timbulnya jerawat. Kemudian langkah berikutnya adalah mengatasi penyebab tersebut dengan produk perawatan kulit topikal, diet, pil hormon atau obat. Dapat juga dengan meningkatkan kondisi kesehatan kulit, misalnya dengan minum lebih banyak air putih atau mengganti kain lap wajah lebih sering. Jika merasa yakin, dapat juga dengan menggunakan obat herbal atau obat tradisional. Namun, untuk memilih penggunaan obat-obatan herbal atau tradisional untuk menghilangkan jerawat, sebaiknya Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter kulit. Artikel ini berisi banyak tips untuk mencegah jerawat.

Penyebab Jerawat





Jerawat adalah pori-pori tersumbat. Oleh karena itu, tergantung pada bagaimana Anda melihat masalah, jerawat biasanya disebabkan oleh:
  • pembukaan pori-pori yang tersumbat, baik oleh kotoran maupun lemak.
  • kelebihan produksi sebum (substansi dalam pori-pori).
  • kombinasi kedua faktor.

Mencegah Timbulnya Jerawat





Pada dasarnya sangat sulit untuk mencegah timbulnya jerawat. Namun, tidak ada salahnya melakukan berbagai upaya agar resiko timbulnya jerawat dapat dikurangi. Anda dapat mengambil beberapa langkah berikut untuk membantu mencegah jerawat setelah perawatan, antara lain:
  • mencuci wajah dua kali sehari dengan pembersih bebas minyak
  • menggunakan krim jerawat over-the-counter untuk menghilangkan minyak berlebih
  • menghindari makeup yang mengandung minyak
  • membersihkan kulit secara menyeluruh sebelum tidur, termasuk menghapus makeup
  • mandi setelah berolahraga
  • menghindari pakaian ketat

Cara Mengatasi Pori-pori Tersumbat





Gunakan pembersih wajah yang cocok, konsultasikan hal ini dengan dokter kulit. Jika setelah mencuci kulit wajah setiap pagi dan malam hari, tetapi pori-pori masih tersumbat, kemungkinan Anda tidak menggunakan metode atau produk yang tepat.

Ironisnya, beberapa produk pembersih wajah justru mengandung bahan yang dapat mengakibatkan iritasi pada lapisan kulit. Minyak mineral adalah salah satu bahan yang biasanya dihindari. Hal tersebut disebabkan minyak mineral merupakan produk minyak bumi yang sering dianggap berbahaya. Selain itu, minyak mineral juga dapat menyumbat pori-pori. Namun, minyak mineral tidak sama dengan makeup mineral, yang sebenarnya baik untuk kulit, sehingga makeup mineral justru lebih disarankan.

Hindari produk yang mengandung parfum dan pewarna buatan. Bahan-bahan alami juga banyak yang memiliki manfaat dan khasiat ampuh untuk perawatan kulit dan tidak menyebabkan iritasi. Namun, jika Anda lebih memilih produk-produk konvensional, sebaiknya carilah yang berlabel hypoallergenic.

Perhatikan Jenis Kulit

Pastikan untuk menggunakan pembersih wajah yang dirancang untuk jenis kulit Anda. Jika produk pembersih wajah yang digunakan terlalu ringan, maka tidak akan signifikan untuk menghapus minyak dan kotoran. Namun, jika produk yang digunakan terlalu kuat, maka akan menghilangka minyak alami yang terdapat pada kulit.

Berusahalah untuk selalu mengencangkan pori-pori kulit. Caranya, cuci wajah dengan air hangat untuk membuka pori-pori. Setelah itu, bilaslah menggunakan air dingin. Pembilasan dengan air dingin akan mengecilkan pori-pori kulit, sehingga dapat mengurangi paparan debu atau kotoran dari lingkungan. Lanjutkan dengan menggunakan toner untuk menghilangkan sisa kotoran, minyak, atau makeup. Toner juga dapat membantu mengencangkan pori-pori kulit.

Cara Mengangkat Sel Kulit Mati

Sel kulit mati dapat menyumbat pori-pori kulit, sehingga berpotensi menimbulkan jerawat. Berikut ini beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengangkat sel kulit mati pada wajah.

  • Gunakan kain lap wajah yang besar dan lembut, namun hindari menggunakan pelembut kain. Pelembut kain biasanya meninggalkan lapisan bahan kimia. Gunakan kain lap wajah yang segar dan bersih, bila perlu, gantilah setiap hari. Hal ini bertujuan untuk menghindari atau mengurangi resiko penyebaran bakteri.
  • Jika kulit tidak terlalu kering (dry/extra dry), gunakanlah produk pembersih wajah berbahan asam salisilat atau benzoyl peroxide. Asam salisilat akan membantu mengangkat sel kulit mati yang menyumbat pori-pori kulit. Selain itu, juga dapat digunakan untuk melawan bakteri yang mengakibatkan peradangan. Benzoyl peroxide juga dapat memberikan efek yang sama, seperti asam salisilat. Namun, hindari benzoyl peroxide untuk pemutih rambut. Jika Anda memiliki kulit kering, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter kulit sebelum menggunakan produk ini.
  • Masker yang mengandung sulfur sangat efektif terhadap jerawat. Sulfur dengan cepat akan menyusutkan jerawat dan menyerap minyak untuk mencegah jerawat di kemudian hari.

Cara Mengatasi Produksi Sebum

Jerawat disebabkan oleh kelebihan sebum. Sebum adalah zat lemak yang diproduksi oleh kelenjar sebaceous, yang melekat pada folikel rambut. Sebum terbuat dari lilin dan lemak, berperan untuk menjaga rambut dan kulit dari air. Namun, jika produksi sebum terlalu banyak, maka sebum dapat menyumbat pori-pori.

Usahakan untuk memperbaiki diet. Konsumsi protein tanpa lemak serta buah-buahan dan sayuran segar dapat membantu mengurangi sebum dan membuat kulit menjadi lebih bersih. Beberapa jenis nutrisi yang dapat membantu usaha menghilangkan jerawat antara lain:
  • Selenium membantu mengurangi peradangan dan menjaga kulit tetap elastis. Kacang Brazil merupakan sumber selenium yang baik. Anda dapat meningkatkan fungsi selenium dengan vitamin A dari wortel, ubi jalar, labu atau paprika. Vitamin A dapat membantu peningkatan pergantian sel kulit.
  • Asam lemak Omega-3 juga dapat mengurangi peradangan. Biji rami, biji kenari, telur dan minyak ikan merupakan merupakan sumber asam lemak Omega-3.
  • Zinc dapat membantu mencegah jerawat dengan menjaga kadar testosteron. Kacang-kacangan dan ikan merupakan bahan makanan yang kaya akan kandungan Zinc.
  • Vitamin E dapat membantu memperbaiki kulit setelah jerawat muncul. Beberapa sumber E Vitamin alami antara lain telur, sayuran berdaun hijau dan almond.
  • Vitamin C berfungsi untuk memperkuat dinding sel. Hal ini dapat mengurangi timbulnya jaringan parut dari jerawat. Lemon, jeruk keprok, stroberi, cabai, dan jambu biji merupakan sumber vitamin C yang baik.

Wanita dapat dengan cepat mengurangi atau menghilangkan jerawat dengan mengkonsumsi pil KB. Bagaimana Pil KB bisa berkerja untuk menghilangkan jerawat? Pil KB berperan dalam menjaga dosis estrogen tetap stabil pada tingkat yang membantu menjaga kulit tetap sehat. Fluktuasi siklus kadar estrogen berkontribusi terutama pada jerawat pramenstruasi. Ketika estrogen rendah, testosteron secara tiba-tiba akan berada dalam konsentrasi yang relatif tinggi, sehingga dapat memicu timbulnya jerawat. Beberapa wanita mendapatkan jerawat selama menopause karena alasan yang sama.

Perawatan Medis Untuk Menghilangkan Jerawat

Dokter mungkin akan merekomendasikan prosedur tambahan untuk mengobati jerawat yang parah dan mencegah terjadinya jaringan parut. Banyak diantaranya yang memilih pengobatan atau perawatan ini dengan cara menghilangkan sel kulit yang sudah rusak. Beberapa perawatan medis yang dapat dilakukan antara lain:
  • Terapi photodynamic: juga dikenal sebagai perawatan laser, menggunakan pulsa cahaya untuk menghilangkan lapisan atas kulit.
  • Dermabrasi: menghilangkan lapisan atas kulit dengan mengelupas menggunakan sikat lembut yang berputar sangat cepat.
  • Peel kimia: perawatan ini dilakukan dengan membakar lapisan atas kulit menggunakan bahan kimia.
Dokter kemungkinan juga akan menyarankan untuk menggunakan suntikan kortison jika jerawat terdiri dari kista besar. Cortisone adalah steroid alami yang diproduksi oleh tubuh. Hal ini dapat mengurangi peradangan dan mempercepat penyembuhan.

Tips Tambahan Untuk Menghilangkan Jerawat

  • Ganti sarung bantal beberapa kali per minggu. Mengganti sarung bantal akan memastikan Anda tidur di tempat yang bersih.
  • Hindari menyentuh wajah dan jangan meletakkan gagang telepon atau handphone di wajah.
  • Perbanyaklah minum air putih, sehingga akan menjaga kesegaran dan kelembaban kulit.
  • Olahraga rutin untuk mengurangi stres.
  • Jauhkan rambut dari wajah. Jika panjang, sebaiknya selalu diikat terutama saat sedang tidur.
  • Minumlah multivitamin, dan konsultasikan dengan dokter.
  • Jika memakai make-up, pilih produk dengan sangat hati-hati. Makeup mineral merupakan pilihan terbaik. Secara alami akan melindungi kulit dari sinar matahari dan tidak menyumbat pori-pori.

Perubahan Gaya Hidup Merupakan Faktor Penting Untuk Menghilangkan Jerawat

Banyak orang mengalami jerawat ringan atau jerawat yang muncul hanya sesekali dapat mengelola kondisi mereka dengan penyesuaian gaya hidup. Minyak merupakan penyebab utama jerawat, oleh karena itu, menjaga wajah agar tetap bersih sehingga tidak berminyak adalah hal yang sangat penting. Usahakan agar rambut tidak menempel di permukaan kulit wajah, karena rambut biasanya mengandung minyak, yang berpotensi menyumbat pori-pori kulit. Cuci wajah Anda dua sampai tiga kali sehari dengan air hangat atau pembersih yang lembut yang tidak kasar. Hindari menggosok kulit dengan kuat, agar tidak memperburuk kondisi kulit akibat iritasi. Dan cobalah untuk tidak menggunakan produk perawatan kulit yang berpotensi menyebabkan iritasi, seperti lotion wangi atau makeup berbasis minyak. Carilah pelembab dan tabir surya yang berlabel "noncomedogenic", yang berarti produk tersebut tidak akan menyumbat pori-pori kulit. Jika rambut cenderung berminyak, usahakan untuk secara rutin mengganti sarung bantal. Minyak yang menempel di rambut atau permukaan kulit akan berpindah ke tempat tidur, sehingga berpotensi menularkan atau membentuk jerawat baru.

Menggunakan Obat Topikal

Obat topikal adalah obat-obatan yang diguanakan secara lokal dengan mengoleskan pada permukaan kulit. Biasanya obat-obatan yang digunakan untuk menghilangkan jerawat adalah obat-obatan over-the-counter (OTC) atau formula resep yang lebih kuat. Lotion, gel, dan krim adalah contoh obat topikal. Produk obat-obatan OTC biasanya mengandung salah satu dari dua bahan aktif, yaitu asam salisilat atau benzoyl peroxide. Zat-zat kimia ini mengurangi jumlah minyak yang dihasilkan oleh tubuh dan melawan peradangan. Kedua bahan aktif tersebut juga membantu menyembuhkan noda bekas jerawat dan mencegah pembentukan jerawat baru. Biasanya obat topikal ini dioleskan tipis pada permukaan kulit setiap pagi dan malam hari menjelang tidur (setelah mencuci wajah). Obat topikal dengan formulasi lebih kuat dapat membantu memperbaiki kulit ketika produk OTC tidak cukup kuat untuk menyembuhkan jerawat. Formula resep yang dapat diterapkan misalnya krim yang mengandung tretinoin, obat retinoid yang berasal dari vitamin A, versi yang lebih kuat dari benzoil peroksida, atau antibiotik yang disebut klindamisin. Formulasi ini memiliki khasiat yang lebih baik untuk membunuh bakteri pada jerawat sedang hingga berat. Seperti halnya obat-obatan OTC, biasanya formulasi resep juga diberikan dua kali sehari.

Menggunakan Obat Oral Untuk Jerawat Membandel

Obat-obatan oral, juga disebut dengan obat sistemik, dan hanya tersedia dengan resep dokter. Obat-obatan tersebut biasanya digunakan untuk mengobati jerawat yang tidak berespon terhadap terapi topikal. Ketiga jenis obat oral yang biasa digunakan untuk menghilangkan jerawat parah adalah:

  • Antibiotik. Minum pil antibiotik, seperti tetrasiklin, dapat membantu melawan bakteri dan infeksi. Antibiotik pada umumnya digunakan bersama dengan obat topikal apabila gel dan krim topikal tidak memperbaiki kondisi.
  • Pil KB. Mengatur kadar hormon dapat meningkatkan jerawat bagi beberapa wanita, tapi tidak selama kehamilan. Jika sedang hamil, konsultasikan pada dokter apakah Anda bisa menggunakan pil KB untuk menghilangkan jerawat.
  • Isotretinoin. Merupakan obat yang sangat kuat dalam golongan retinoid. Obat ini biasanya diperuntukkan bagi orang-orang dengan jerawat kistik parah. Efek samping menggunakan obat ini bisa serius, sehingga isotretinoin tidak sesuai untuk semua orang. Dokter biasanya akan memberikan resep itu sebagai pilihan pengobatan terakhir.
Orang yang mememiliki jerawat membandel biasanya akan menggunakan obat oral setiap hari selama beberapa bulan. Ingat, dosis dan frekuensi minum obat oral ini harus sesuai dengan anjuran dan resep dokter. Selain itu, penggunaan obat topikal dan perubahan gaya hidup yang telah diterapkan juga harus terus dilakukan.

Prosedur untuk Mengobati Jerawat

Meskipun tidak diresepkan sebagai obat umum, namun prosedur medis ada kalanya digunakan untuk mengobati jerawat parah. Dokter mungkin akan melakukan ekstraksi, secara manual akan mengeluarkan cairan dan bahan di dalam kista besar di bawah kulit. Terkadang juga harus menyuntikkan obat untuk mengurangi infeksi yang dapat menimbulkan jaringan parut dan mempercepat penyembuhan. Terapi laser juga dapat membantu dalam mengatasi infeksi jerawat. Cahaya membantu mengurangi jumlah bakteri pada kulit. Kedua prosedur terapi tersebut, laser dan ekstraksi, biasanya dilakukan di ruang praktek dokter. Prosedur lainnya, seperti chemical peeling dan microdermabrasion, untuk menghilangkan lapisan atas kulit. Dalam prosesnya, whiteheads dan komedo juga dapat hilang. Namun, perawatan ini dapat menimbulkan efek samping, rasa sakit dan menyebabkan jaringan parut. Selain itu, prosedur ini juga relatif mahal, sebaiknya tanyakan dulu berapa biaya yang harus di keluarkan.

Cara Menghilangkan Jerawat Selama Kehamilan

Perubahan hormonal yang normal yang datang dengan kehamilan dapat menyebabkan perubahan pada kulit. Wanita hamil yang memiliki jerawat tidak dianjurkan menggunakan obat-obatan seperti pada umumnya. Beberapa obat yang digunakan untuk menghilangkan jerawat belum tentu diketahui resiko atau efek sampingnya terhadap perkembangan bayi. Namun, produk dengan benzoil peroksida tergolong aman jika digunakan pada masa kehamilan. Retinoid topikal tergolong dalam kategori C untuk kehamilan, yang berarti bahwa sebagian obat tersebut akan melewati plasenta. Konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan produk ini. Sedangkan Tetrasiklin dan isotretinoin berpotensi membahayakan janin. Jangan menggunakan obat tersebut selama kehamilan. Tetrasiklin dapat menyebabkan gigi bayi untuk berubah warna. Sedangkan Isotretinoin telah dapat mengakibatkan cacat lahir.

Pengobatan Alternatif

Sebagian orang memilih untuk menggunakan pengobatan alternatif atau alami, di samping metode konvensional. Pengobatan alternatif yang dapat digunakan untuk menghilangkan jerawat antara lain:
  • lotion yang mengandung minyak pohon teh
  • produk dengan alpha hydroxy acids
  • suplemen zinc

Pengobatan alternatif tidak selalu identik dengan obat tradisional. Diskusikan terapi alternatif dengan dokter sebelum memilih menggunakannya.

Efek Samping Yang Kemungkinan Timbul Dalam Upaya Menghilangkan Jerawat

Efek samping yang kemungkinan timbul selama melakukan upaya pengobatan jerawat bervariasi, tergantung pada metode yang dipilih dan kekuatan obat. Efek samping yang paling umum untuk obat jerawat topikal adalah kekeringan dan iritasi pada kulit. Untungnya, gejala ini bersifat sementara. Namun, jika kulit terasa gatal, luka bakar, atau kulit berat, maka beritahukan pada dokter mengenai hal tersebut. Efek samping potensial untuk obat-obatan oral dapat lebih serius. Antibiotik dapat mengakibatkan sakit perut atau pusing.

Jika Anda menggunakan pil KB untuk menghilangkan jerawat, sebaiknya harus mewaspadai efek samping dari kontrasepsi oral, seperti peningkatan risiko pembekuan darah dan tekanan darah tinggi.

Isotretinoin sangat efektif dalam mengobati jerawat. The American Academy of Dermatology memperkirakan bahwa 85 persen dari orang-orang yang menggunakan obat ini terlihat mengalami kemajuan dalam kondisi kulit mereka. Namun, efek samping dapat berbahaya, terutama jika pada wanita hamil. Cacat lahir parah telah dilaporkan terhadap bayi yang ibunya menggunakan isotretinoin selama kehamilan. Obat tersebut juga dapat meningkatkan risiko depresi dan pikiran untuk bunuh diri. Selain itu, kadar kolesterol dan fungsi hati juga dapat terpengaruh.

Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa dengan penelitian medis canggih yang dilakukan pada cara-cara baru untuk melawan infeksi, maka jerawat dapat ditangani dan diobati. Mulailah setidaknya dengan pengobatan invasif (over-the-counter produk), dan jika kondisi kulit tidak membaik karena jerawat membandel atau bahkan semakin parah, maka konsultasikan kondisi tersebut dengan dokter.

Referensi:
http://www.acnetreatment.net/getting-rid-of-acne-the-ultimate-guide
http://www.healthline.com/health/acne-treatment
http://www.healthline.com/symptom/acne

Diet Anti-Jerawat

Diet Anti-Jerawat - Sudah bukan rahasia lagi bahwa diet kaya buah-buahan dan sayuran, serta rendah gula dan pati dapat mengurangi ukuran pinggang. Selain itu, penelitian juga menunjukkan bahwa diet tersebut dapat mengurangi jerawat.

Makanan dianjurkan


Blueberry

Blueberry ini adalah salah satu sumber antioksidan terbaik, yang mengurangi peradangan, salah satu penyebab utama jerawat.

Kacang-kacangan
Kacang-kacangan merupakan sumber nabati yang kaya asam lemak omega-3, yang dikatakan untuk mengurangi peradangan. Omega-3 secara teoritis dapat mengurangi peradangan di sekitar kelenjar sebaceous, yang berarti dapat menyusutkan pembengkakan.

Ikan





Para peneliti menghitung kemampuan minyak ikan untuk melawan peradangan, dan hal itu sudah terbukti mengurangi risiko penyakit arteri koroner. Kemampuan tersebut dikaitkan dengan asam lemak omega-3 dalam minyak ikan, yang juga berarti peluang untuk membantu mengurangi jerawat. Minyak ikan, seperti salmon dan herring mengandung paling banyak omega-3, tetapi mengkonsumsi suplemen minyak ikan juga dapat membantu. Pastikan minyak ikan terbebas dari PCB dan dioxin, yang merupakan kontaminan tingkat rendah dalam ikan.

Makanan yang harus dibatasi


Susu dan produk pusu





Beberapa penelitian telah menyimpulkan susu dapat memainkan peran dalam jerawat karena hormon yang dikandungnya, kata Susan C. Taylor, MD, dermatolog di Philadelphia dan co-penulis "Readers Digest Guide to Skin Care." Hormon dapat merangsang kelenjar minyak, yang dapat menyebabkan jerawat. Semua produk susu rendah lemak dan versi skim terbukti memberikan kontribusi terhadap kelenjar minyak, seperti cottage dan krim keju. Bahkan formula berlabel "bebas dari hormon pertumbuhan" mungkin masih mengandung hormon yang diteruskan secara alami oleh sapi.

Karbohidrat sederhana

Kita bicara yang mengandung zat tepung seperti roti putih, kentang dan keripik kentang, yang semuanya memiliki indeks glikemik tinggi. Makanan tersebut dapat merangsang hormon penghasil minyak yang disebut androgen, yang dapat menyebabkan jerawat. Cobalah mengganti karbohidrat olahan dengan makanan tinggi protein dan roti gandum, pasta dan kacang-kacangan, yang memiliki indeks glikemik rendah.

Kue dan minuman manis





Penelitian yang sama menemukan bahwa makanan ringan dan minuman seperti kue, jus buah dan soda, yang juga menyebabkan kadar glukosa dan insulin meningkat, dapat mempengaruhi perkembangan dan tingkat keparahan jerawat. Gula juga dapat menyebabkan hiperinsulinemia, suatu kondisi di mana jumlah insulin dalam darah lebih tinggi dari normal, dan salah satu yang sering terlihat pada wanita yang memiliki sindrom ovarium polikistik, gangguan hormonal yang dapat terlihat dari jerawat sebagai salah satu gejalanya.

Makanan pedas

Jika memiliki jerawat rosacea, kemerahan di pipi, hidung dan dahi bersama dengan benjolan, makanan tertentu telah terbukti memperburuk itu. Makanan pedas diduga menjadi pemicu munculnya jerawat rosacea.

Jika beberapa makanan sudah dihindari dan jerawat tetap tumbuh, maka harus dilakukan langkah-langkah penanganan yang tepat. Untuk itu, ada baiknya Anda mengunjungi Perawatan Kulit Dan Cara Menghilangkan Jerawat.

Referensi:
http://www.healthline.com/health/anti-acne-diet

Tentang Jerawat

Kulit memiliki lubang kecil yang disebut pori-pori, dapat tersumbat oleh minyak, bakteri, dan kotoran. Jerawat akan mulai muncul ketika pori-pori tersebut tersumbat. Menurut American Academy of Dermatology (AAD), jerawat adalah salah satu masalah kulit yang paling umum terjadi di Amerika Serikat. Antara 40-50 juta orang Amerika Serikat memiliki jerawat (AAD, 2012). Meskipun jerawat bukanlah kondisi yang mengancam jiwa, namun kondisi tersebut bisa menyakitkan, terutama ketika sudah parah. Jerawat juga dapat menyebabkan tekanan emosional.

Penyebab Jerawat

Jerawat terjadi ketika pori-pori pada kulit tersumbat dengan minyak, kulit mati, atau bakteri. Munculnya jerawat, mungkin dipicu oleh satu atau lebih masalah dalam proses pelumasan ini. Beberapa kemungkinan yang dapat menjadi penyebab munculnya jerawat antara lain:




  • terlalu banyak minyak atau sebum yang diproduksi oleh folikel
  • sel kulit mati terakumulasi di pori-pori
  • bakteri telah berkembang dalam pori-pori

Kelebihan minyak, pori-pori tersumbat oleh sel-sel kulit mati atau kotoran, dan bakteri, semua berkontribusi terhadap perkembangan jerawat. Jerawat akan muncul ketika bakteri tumbuh di pori tersumbat dan minyak tidak dapat keluar.

Faktor resiko timbulnya jerawat





Mitos tentang apa yang kemungkinan menjadi pemicu munculnya jerawat cukup umum. Banyak orang percaya bahwa makanan seperti coklat atau kentang goreng akan memberikan kontribusi pada perkembangan jerawat. Meskipun tidak ada dukungan ilmiah untuk klaim ini, ada faktor-faktor risiko tertentu yang dapat menempatkan Anda pada risiko lebih besar untuk mengembangkan jerawat, diantaranya adalah:

  • perubahan hormonal yang disebabkan oleh pubertas atau kehamilan
  • obat tertentu seperti pil KB atau kortikosteroid
  • diet tinggi gula halus atau karbohidrat seperti roti dan keripik

Remaja paling berisiko untuk mengembangkan jerawat selama masa pubertas. Selama waktu ini, tubuh mengalami perubahan hormon yang drastis. Hormon-hormon ini dapat memicu produksi minyak, yang menyebabkan peningkatan risiko jerawat. Jerawat hormonal yang berhubungan dengan pubertas biasanya berkurang ketika mencapai usia dewasa.

Gejala jerawat





Jerawat dapat ditemukan di manapun pada tubuh. Namun, jerawat paling sering berkembang pada wajah, punggung, leher, dada, dan bahu. Jika Anda memiliki jerawat, biasanya akan melihat jerawat yang berwarna putih atau hitam. Baik yang berwarna hitam maupun putih dikenal sebagai komedo. Komedo yang terbuka pada permukaan kulit membuat penampilannya berwarna hitam. Sedangkan komedo tertutup berada tepat di bawah permukaan kulit, sehingga membuat penampilannya berwarna putih. Baik komedo putih maupun hitam adalah jenis yang paling umum dari jerawat, lesi lainnya dapat terjadi. Lesi inflamasi lebih mungkin menyebabkan parut pada kulit dan meliputi:

  • papula, kecil merah, benjolan yang disebabkan oleh folikel rambut yang terinfeksi
  • pustula, jerawat merah yang memiliki nanah di ujungnya
  • nodul, padat, benjolan menyakitkan di bawah permukaan kulit
  • kista, infeksi yang ditemukan di bawah kulit yang berisi nanah dan sering menyakitkan

Jika terserang jerawat, maka Anda harus melakukan beberapa penanganan yang tepat untuk menghilangkan jerawat tersebut. Lihat referensi lain tentang cara untuk menghilangkan jerawat.

Referensi:
http://www.healthline.com/symptom/acne

Penanganan Dan Cara Menghilangkan Jerawat

Banyak orang yang ingin mengetahui bagaimana penanganan dan cara menghilangkan jerawat yang efektf dan tidak membahayakan kulit. Dewasa ini memang banyak sekali tawaran obat-obatan untuk menghilangkan jerawat, tetapi apakah itu aman bagi kesehatan kulit Anda? Sebelum membahas lebih jauh mengenai cara menghilangkan jerawat, terlebih dahulu akan kita bahas mengenai apa itu jerawat.

Sekilas tentang jerawat

Menurut American Academy of Dermatology (AAD), jerawat merupakan salah satu masalah kulit yang paling umum di Amerika Serikat. Kulit memiliki lubang kecil yang disebut pori-pori, yang dapat tersumbat oleh minyak, bakteri, dan kotoran. Ketika penymbatan pada pori-pori kulit tersebut terjadi, maka kondisi ini sangat mungkin untuk berkembang menjadi jerawat. Meskipun jerawat bukanlah kondisi yang mengancam jiwa, namun hal itu sangat mengganggu, bahkan bisa menyakitkan, terutama ketika sudah parah. Hal ini juga dapat menyebabkan tekanan emosional. Jerawat yang muncul di wajah dapat mempengaruhi harga diri, dan dari waktu ke waktu, juga dapat menyebabkan jaringan parut permanen.




Pengobatan untuk menghilangkan jerawat sering berhasil. Kebanyakan orang akan berhasil untuk menghilangkan jerawat kurang lebih dalam waktu 6-8 minggu. Namun, jika terjadi kondisi munculnya jaringan parut, kemungkinan memerlukan pengobatan tambahan. Jaringan parut yang terjadi akibat jerawat dapat menyebabkan gangguan emosi. Pengobatan yang tepat dapat membantu mencegah timbulnya jaringan parut.

Mencegah Timbulnya Jerawat





Pada dasarnya, jerawat sangat sulit untuk dicegah. Namun, hal ini bukan berarti kita tidak bisa melakukan apa-apa untuk menghindari jerawat muncul. Beberapa langkah berikut dapat dilakukan di rumah untuk membantu mengurangi resiko timbulnya jerawat, seperti:
  • Pastikan untuk selalu mencuci wajah dua kali sehari dengan pembersih bebas minyak.
  • Sebaiknya menggunakan krim antijerawat yang dapat dibeli di apotek atau toko obat untuk menghilangkan minyak yang berlebih.
  • Hindari makeup yang mengandung minyak.
  • Lakukan secara rutin membersihkan kulit secara menyeluruh sebelum tidur, termasuk menghapus makeup.
  • Usahakan untuk selalu mandi atau membersihkan badan setelah berolahraga atau beraktivitas yang mengeluarkan banyak keringat.
  • Hindari menggunakan pakaian ketat.

Penanganan dan Cara Menghilangkan Jerawat

Berikut ini adalah beberapa prosedur dan cara yang dapat dilakukan untuk menghilangkan jerawat:




Pemeriksaan fisik

Apa itu pemeriksaan fisik? Pemeriksaan fisik adalah tes rutin yang dilakukan oleh dokter untuk memeriksa kesehatan seseorang secara keseluruhan. Hal ini juga dikenal sebagai cek kesehatan. Pemeriksaan fisik juga dilakukan terhadap kulit tubuh, termasuk wajah atau bagian tubuh lain yang terserang jerawat.

Obat over the counter untuk jerawat

Obat Over The Counter (OTC) adalah obat yang dapat dibeli tanpa resep dokter, obat ini sering juga disebut dengan obat bebas. Banyak sekali apotek yang menawarkan obat-obat Over The Counter untuk menghilangkan jerawat. Beberapa obat OTC yang dapat digunakan antar lain, benzoyl peroxide topical atau salicylic acid topical. Benzoil peroksida topical digunakan pada kulit untuk mengobati jerawat ringan sampai sedang. Salicylic acid topical bekerja dengan cara memecah lapisan kulit yang tebal. Obat ini dapat digunakan untuk mengobati kutil umum dan plantar, psoriasis, kapalan, dan jagung. Salicylic acid juga dapat digunakan untuk mengobati atau mencegah jerawat.

Obat yang diresepkan untuk menghilangkan jerawat

1. Adapalene topikal Obat ini dapat diterapkan pada kulit untuk menghilangkan jerawat ringan sampai sedang. Selain itu, Adapalene topikal juga dapat digunakan untuk tujuan lain, tanyakan pada dokter atau apoteker jika memiliki pertanyaan tentang penggunaan obat ini.
2. Benzoyl peroxide topical
3. Doxycycline Doxycycline adalah antibiotik tetrasiklin. Berfungsi untuk membunuh bakteri tertentu atau menghentikan pertumbuhan bakteri-bakteri dimaksud. Doxycycline digunakan untuk mengobati berbagai jenis infeksi, seperti gigi, kulit, pernapasan, dan infeksi saluran kemih. Doxycycline juga dapat digunakan untuk mengobati jerawat, penyakit Lyme, malaria, dan infeksi menular seksual tertentu.
4. Drospirenone-ethinyl estradiol Drospirenone-ethinyl estradiol adalah kontrasepsi oral (pil KB). Obat ini menggabungkan dua jenis hormon wanita, yaitu estrogen dan progestin. Drospirenone-ethinyl estradiol digunakan untuk mencegah ovulasi dan kehamilan. Tanyakan pada dokter sebelum menggunakan obat ini.
5. Isotretinoin Isotretinoin digunakan untuk mengobati jerawat parah yang tidak merespon terapi lain seperti antibiotik.
6. Minocycline Minocycline adalah antibiotik tetrasiklin. Obat ini menghentikan pertumbuhan beberapa bakteri. Dapat digunakan untuk mengobati berbagai jenis infeksi, seperti jerawat, pernapasan, saluran kemih, dan infeksi menular seksual. Minocycline tidak akan bekerja untuk pilek, flu, atau infeksi virus lainnya.

Perawatan kulit untuk menghilangkan jerawat

Selain penggunaan obat-obatan, perawatan kulit juga menjadi bagian penting untuk menghilangkan jerawat atau acne. Perawatan kulit pada dasarnya dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan dan kelembaban kulit, mengurangi lemak, dan menghindari faktor pemicu infeksi.

Penanganan jerawat dirumah

Anda dapat menggunakan sejumlah kegiatan perawatan diri di rumah untuk mencegah dan membersihkan jerawat. Perawatan yang dapat dilakukan di rumah untuk menghilangkan jerawat antara lain:
  • Membersihkan kulit setiap hari dengan sabun ringan untuk menghilangkan kelebihan minyak dan kotoran.
  • Keramas secara teratur, dan menjaga rambut agar tidak menyentuk wajah.
  • Jangan memeras atau memecah jerawat, karena dapat menyebarkan bakteri atau minyak yang berlebihan.
  • Jangan gunakan topi atau ikat kelapa yang ketat.
  • Hindari menyentuh wajah.
  • Gunakan make-up water-based atau berlabel noncomedogenic (tidak menyumbat pori).

Prosedur medis untuk menghilangkan jerawat

Kemungkinan dokter kulit Anda akan merekomendasikan prosedur tambahan untuk mengobati jerawat yang parah dan mencegah jaringan parut. Beberapa prosedur yang bisa diterapkan antara lain:
  • Terapi photodynamic: juga dikenal sebagai pengobatan laser, menggunakan pulsa cahaya untuk menghilangkan lapisan atas kulit.
  • Dermabrasi: menghilangkan lapisan atas kulit dengan sikat yang berputar.
  • Chemical peel: aplikasi bahan kimia ke wajah untuk menghilangkan lapisan kulit atas, lapisan kulit bawah yang lebih sehat akan terlihat.

Dokter mungkin akan menyarankan untuk menggunakan suntikan cortisone jika jerawat merupakan kista besar. Cortisone adalah steroid alami yang diproduksi oleh tubuh. Suntikan cortisone dapat mengurangi peradangan dan mempercepat penyembuhan.

Herbal dan suplemen untuk menghilangkan jerawat

1. Vitamin A
Vitamin A adalah vitamin yang larut dalam lemak yang berasal dari dua sumber, yaitu retinoid dan karotenoid provitamin.

2. Guggul
Guggul adalah resin yang dihasilkan oleh pohon mukul. Guggulipid diekstrak dari guggul, dan berisi sterol (guggulsterones E dan Z).

3. Echinacea
Spesies Echinacea adalah tanaman keras dari keluarga Aster dan berasal dari bagian timur Amerika Utara. Secara tradisional digunakan untuk berbagai infeksi. Echinacea telah menarik minat ilmiah karena diklaim sebagai "stimulan kekebalan".

4. Saccharomyces boulardii
Saccharomyces boulardii adalah strain ragi non-patogen yang telah digunakan untuk pengobatan dan pencegahan diare. Herbal ini juga dapat digunakan untuk mengobati jerawat.

Untuk memahami lebih jauh mengenai penanganan terhadap jerawat, silahkan baca artikel kami lainnya, Perawatan Kulit Dan Cara Menghilangkan Jerawat.

Referensi:
http://www.healthline.com/treatments/acne__

Cara Menghilangkan Jerawat Menggunakan Daun Suruhan

Cara Menghilangkan Jerawat Menggunakan Daun Suruhan - Bagi sebagian orang pasti terasa aneh, tapi itulah faktanya. Salah satu manfaat suruhan adalah untuk hal yang satu ini. Apa itu suruhan? Baiklah sebelum membahas lebih lanjut tentang memanfaatkan tanaman suruhan untuk menghilangkan jerawat, akan kami ulas secara singkat apa itu tanaman suruhan.

Suruhan ( Peperomia pellucida ) termasuk dalam family Piperaceae merupakan salah satu jenis tanaman sukulen (batang berair) yang banyak dijumpai di tempat-tempat lembab, bahkan terkadang tanaman ini mampu tumbuh dengan baik pada dinding lembab sekalipun tidak mempunyai banyak tanah. Tanaman suruhan sering juga dinamakan tumpangan air. Karena buah suruhan bentuknya bulat dan tersusun rapi seperti lada sehingga ada juga yang memberinya nama seladaan. Sifatnya yang analgesik (mampu menghilangkan rasa sakit) dan antiseptik (membunuh kuman) menjadikan suruhan banyak dimanfaatkan orang untuk pengobatan tradisional, terutama untuk obat luar. Selain itu, suruhan juga berasa sejuk dan juga pedas.




Manfaat suruhan untuk pengobatan antara lain seperti menghilangkan sakit kepala saat sedang demam, mengobati penyakit ginjal, sebagai obat rematik terutama menghilangkan rasa nyeri, maupun berkhasiat untuk obat sakit perut. Sedangkan manfaatnya untuk obat luar selain efektif menghilangkan jerawat, juga mengobati luka seperti luka bakar maupun luka ringan karena terpukul.

Cara Meramu Suruhan untuk Menghilangkan Jerawat





Hal yang terpenting diperhatikan sebelum menggunakan suruhan untuk menghilangkan jerawat adalah dengan membuat ramuan hanya untuk satu kali pemakaian. Pembuatan ramuan jangan berlebihan, secukupnya saja. Saat ingin memanfaatkannya lagi harus membuat ramuan baru.




Cara pembuatannya sebetulnya sangat mudah dan tidak memerlukan banyak waktu. Anda cukup mencari suruhan berukuran sedang sebanyak satu tanaman, namun beserta akar-akarnya. Pastikan sebelum direbus, suruhan dicuci pada air mengalir agar tanah pada akar ikut hanyut terbawa air. Setelah benar-benar bersih masukan tanaman ke dalam panci yang telah diberi air sebanyak 400ml. Rebuslah ramuan hingga mendidih, angkat jika air di dalam panci kira-kira tinggal 200ml. Saring ramuan biar lebih jernih, lalu minum semuanya saat masih hangat. Menghilangkan jerawat dengan cara ini dilakukan secara rutin setiap hari sebanyak dua kali. InsyaAllah jerawat di tubuh atau wajah Anda akan segera hilang, dan tubuh kembali halus tanpa noda jerawat.

Cara Menghilangkan Jerawat Menggunakan Gadung Tikus

Cara menghilangkan jerawat menggunakan buah gadung tikus sebetulnya telah banyak dimanfaatkan orang-orang tradisional alias nenek moyang kita. Nama lain dari gadung tikus ini adalah temu giling. Namun, secara umum, lebih familiar disebut dengan gadung tikus, meskipun orang sunda lebih mengenalnya dengan sebutan kotok bongkok dan orang Jawa lebih mengenalnya dengan nama trenggiling mentik.

Manfaat buah gadung sebenarnya tidak hanya untuk menghilangkan jerawat saja, bagian batang maupun umbinya dapat juga bermanfaat sebagai obat wasir. Meskipun kebanyakan orang memanfaatkannya untuk pengobatan penyakit luar, seperti mengobati luka ringan, luka bekas gigitan ular, menghilangkan rasa sakit saat haid pada wanita, menurunkan demam, dll. Manfaat yang besar dari gadung tikus disebabkan karena bagian umbi tanaman mengandung ceryl alkohol serta taccasin yang berasa pahit.




Bagi para penggemar tanaman hias, tidak jarang dari mereka yang memanfaatkan tanaman gadung tikus sebagai tanaman hias. Selain bentuknya yang menarik, warna hijau daunnya juga cukup menyejukkan ruangan, ditambah lagi bentuk daun gadung tikus yang unik menyerupai jari justru semakin menambah daya tarik tersendiri saat memandangnya.




Manfaat gadung tikus untuk menghilangkan jerawat ini selain lebih terjangkau juga tidak menyita banyak waktu. Apalagi jika Anda juga penggemar tanaman hias, Anda dapat menanamnya untuk dua tujuan sekaligus, yaitu untuk pengobatan tradisional dan penyalur hoby. Cukup praktis namun sangat bermanfaat bagi kehidupan.

Cara Meramu Gadung Tikus untuk Menghilangkan Jerawat





Mulai munculnya kesadaran masyarakat akan arti pentingnya kesehatan membuat pengobatan terhadap macam-macam penyakit pun kini diupayakan dengan memanfaatkan tanaman obat secara alami. Tak terkecuali bagaimana caranya untuk menghilangkan jerawat, baik jerawat yang muncul di wajah maupun bagian tubuh lainnya. Buah gadung (Tacca palmata) diyakini mampu menghilangkan jerawat dengan cukup mudah. Namun, apapun penyakitnya, pengobatan tradisional harus dilakukan secara rutin agar lebih berdaya guna. Pengobatan secara alami berkerja lebih lambat jika dibandingkan menggunakan cara kimiawi, untuk itu diperlukan ketelatenan dan kesabaran tinggi ketika sudah memutuskan pengobatan secara tradisional.
Bagaimana cara memanfaatkan gadung tikus untuk menghilangkan jerawat yang membandel? Caranya sangatlah mudah, sediakan dua buah gadung, lalu cukup oleskan pada jerawat di tubuh. Lakukan cara ini sehari satu kali saja, namun perlu rutinitas. InsyaAllah jerawat akan segera hilang dari wajah ataupun bagian tubuh Anda yang berjerawat.
Peringatan! Semua artikel pada blog ini tidak ditujukan untuk menganjurkan, merekomendasikan, atau mengajak Anda mengikuti apa yang tertera pada artikel. Artikel ini murni dibuat sebagai bahan kajian dan pengetahuan saja. Terima kasih atas pengertiannya.